First Job and "Trusted First Love"
Dear siapapun dan entah apapun, Memang ya, rumput tetangga akan selalu terlihat hijau. Sore ini aku tiba-tiba menagis. Tak tahu menahu apa yang kutangisi. Aku hanya merasa Alhamdulillah bersyukur sudah berada di titik ini. Di titik yang dulu kudambakan, dititik dimana orang sering bercerita tentangnya yang aku hanya setia menjadi pendengar tanpa merasakan bagaimana rasanya. Yah, ku mulai menghela nafas yang panjang. Ternyata seperti ini yah, duka citanya... yah tak seindah yang dulu kudamba-dambakan. Namun, aku selalu mensupport diriku untuk melalui dan menikmati setiap prosesnya. Sekarang, aku benar-benar telah dewasa. Ku mulai untuk berkarir, menjadi tenaga kerja dengan bayaran yang menurutku sudah cukup. Namun, banyak hal yang membuatku terombang ambing disini. Jujur, aku nyaman dan bersyukur telah dipertemukan dengan orang-orang baik yang bahkan sangat dekat dengan Tuhannya, sedikit demi sedikit kebiasaan itu mulai kuikuti. Satu bulan, dua bulan telah berlalu dan aku masih saja...