Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2022

Titik

 Nothing... Tak ada hal yang ingin kutulis, tak ada hal yang ingin kuceritakan. Mungkin hanya beberapa untaian kata pertanda aku sedang tidak baik-baik saja. Dan yah... kesemua hal yang baru saja terjadi. Tentang aku yang masih tak tahu menahu tentang jati diriku. Tentang aku yang tak tahu menahu goals kehidupan ku ingin seperti apa. Rasanya, aku hanyalah katak yang terperangkap dalam tempurung. Ingin mundur tak bisa, ingin maju tak mampu, namun ragu untuk bertahan. Yah, seperti itulah aku saat ini. Tentang emosi ego yang selalu berkobaran, tentang airmata penyesalan, atau sebuah harapan tak berujung kepastian. Cinta atau Cita-cita... Dua hal yang bergelut dalam benakku. Mereka seolah masih enggan menampakkan wujudnya, entah haruskah aku berlari untuk melihatnya atau menunggu dalam sabar. Mungkin pilihan menunggu adalah mustahil untuk bisa kudapat keduanya, saat ini aku harus berlari karna semua orang tengah mencapai garis finishnya. Namun, aku selalu saja kehilangan emosi ambis ku...

Well Done !

Hari ini, hari-hariku masih terasa berat. Dari membuka mata, langkahkan kaki, bahkan sampai pejamkan mata lagi semuanya berat. Bahkan setiap detik, hela nafas ini rasanya sesak. Aku tak tahu menahu tentang perasaan ini, tentang maunya hati ini. Aku hanya terus terdiam, meresapi setiap kesulitan yang ada. Ya Rabb, mengapa harus aku lagi… mengapa harus aku alami rasa yang sama lagi dan lagi. Sakit yang melebihi sakit dahulu. Setiap perkataannya yang dusta itu terus menyakiti setiap hela nafasku. Dusta adalah dusta, bohong adalah awal dari pengkhianatan. Sekalipun tak ada hubungan, kebohonganmu benar-benar yang terbengsrek yang pernah ada. Kamu jahat… kamu lebih dari pria jahat yang pernah kutemui. Tahukah kamu, aku tak kuasa jalani hari lagi saat ini. Kamu hancurin semua harapan” dan doa” ku. Kamu hancurin semua angan akhir bahagiaku. Semoga tak apa, sebahagiamu saja. Mungkin kamu belum puas memberi luka dan air mata. Ku pasrahkan semuanya. Silakan… Mungkin, hari ini adalah hari te...

Good Boy

Dear siapapun kamu, iya kamu yang sedang membaca ini. Tulisan dan goresan kata ini yang akupun tak tahu menahu ingin membicarakan kisah ini dengan siapa. Dear kamu, Aku sedang menyayangi seseorang, seseorang yang bahkan aku tak tahu apakah ia akan menjadi yang terakhir dalam hidupku. Seseorang itu, tepat hari ini tengah membohongiku. Tengah berdusta dengan suatu hal yang aku ketahui. Mungkin, hari ini aku bodoh. Aku yang selalu memaklumi, aku yang memaafkan, aku yang terus berfikir akan baik-baik saja dengan hal itu. Justru semakin menyakiti perasaanku sendiri. Hati ini, batin ini terus mengatakan untuk ku berhenti saja, namun isi kepala menyuruhku untuk tetap tenang dan menunggu waktu yang tepat. Sejujurnya, semakin lama aku menunggu semakin aku sakit. Siapa lagi manusia yang aka kuat menghadapi ini semua sendiri, benar-benar tiada yang mendengar keluh kesahku, kesedihan, sakit hati dan melihat air mataku selain Yang Kuasa. Terkadang, egoku dengan perasaanku sendiri ialah mengapa…...