Titik
Nothing...
Tak ada hal yang ingin kutulis, tak ada hal yang ingin kuceritakan. Mungkin hanya beberapa untaian kata pertanda aku sedang tidak baik-baik saja. Dan yah... kesemua hal yang baru saja terjadi. Tentang aku yang masih tak tahu menahu tentang jati diriku. Tentang aku yang tak tahu menahu goals kehidupan ku ingin seperti apa. Rasanya, aku hanyalah katak yang terperangkap dalam tempurung. Ingin mundur tak bisa, ingin maju tak mampu, namun ragu untuk bertahan.
Yah, seperti itulah aku saat ini. Tentang emosi ego yang selalu berkobaran, tentang airmata penyesalan, atau sebuah harapan tak berujung kepastian. Cinta atau Cita-cita... Dua hal yang bergelut dalam benakku. Mereka seolah masih enggan menampakkan wujudnya, entah haruskah aku berlari untuk melihatnya atau menunggu dalam sabar. Mungkin pilihan menunggu adalah mustahil untuk bisa kudapat keduanya, saat ini aku harus berlari karna semua orang tengah mencapai garis finishnya. Namun, aku selalu saja kehilangan emosi ambis ku. Aku selalu tertunduk menatap langkahku yang terhenti tanpa sebab. Banyak hal yang terlalu aku pikirkan, sedih ucapku.
Saat ini, aku sangat menginginkan Cita-cita diatas Cinta. Seragam putih kerudung merah muda yang selalu kudambakan, absen dan apel pagi yang senantiasa kuimpikan. Mungkinkah aku mampu meraihnya ? Ku mohon Tuhan, beriku kesempatan untuk meraihnya. Kan kukorbankan semuanya. Aku berjanji !
Komentar
Posting Komentar