Sepucuk Cerita Malioboro

17 Maret 2019

Dear sahabatku,

Terimakasih atas hari istimewa untukku malam itu. Untuk pertama kalinya aku merasakan malam minggu yang benar-benar malam minggu.

Kita bergandengan tangan sepanjang jalan, kau merangkul pundak ku saat duduk dikeramaian malioboro, kau menyeka muka, pipi,hidung kala gerimis menyapa.

Kita tertawa lepas, bercerita tanpa pedulikan siapapapun disana seolah memang hanya ada kita berdua, tak ada handphone yang memisahkan kita, hanya beberapa potretan untuk mengabadikan momen saja.

Semua benar-benar seperti pasangan pada umumnya yang dilakukan, hanya terkadang aku berfikir sejenak. Siapa aku untuk mu ? mungkinkah sahabat akan sebegitu romantic nya ? pertanyaan berat itu enggan kujawab walau sampai kapanpun.

Aku ingin tetap seperti ini, tak peduli kamu siapa dan bagaimana. Aku hanya ingin sejenak merasa dan bersyukur akan hadirnya bahagia.

Terimakasih sekali lagi, telah menjagaku. Setiap kali waktu adzan, kamu selalu mengingatkanku. Seumur hidupku, aku belum pernah menemui lelaki semacam itu. Terimakasih, telah baik padaku dan pada-Nya.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

About Covid-19

Always prayer for you

Kisah Sedih