Get Married Soon


Hari ini, satu persatu rekan, saudara dan sahabatku akan segera mengakhiri masa lajangnya. Masa dimana mereka masih bersamaku bercanda bersenda gurau semau kita kapanpun dan dimanapun, kini semuanya akan satu-persatu meninggalkan kebiasaan yang akan menjadi kenangan itu.

Bahagia, jujur aku sangat bahagia. Bahkan bahagiaku amat yang teramat, karna aku merupakan saksi perjalanan kisah cinta mereka dari pasang surutnya sebuah hubungan. Dari yang jati diri sahabatku yang masih ada salahnya hingga akhirnya ia melabuhkan hatinya pada pria yang benar-benar baik menurutku untuknya. Dan sahabatku lagi yang tak pernah mengenal pria, kemudian sekali mengenal ia disakiti kini melabuhkan hatinya pada pria yang benar-benar tulus ingin hidup bersamanya. Serta beberapa rekanku yang memang pria itulah yang selalu menemani sepanjang perjalanan karir dan sekolahnya yang berakhir di pelaminan.

Ah, semua kisah itu terlihat begitu sempurna dan mulus. Benar kata beberapa sumber, bahwa rumput tetangga lebih hijau, bahwa kisah orang lain terlihat mulus tanpa kerikil. Karna bahwasanya begitulah hidup, kita hanya mampu memandangnya dari luar, hanya mampu menilai dari sudut pandang saja. Akupun tahu dan percaya, pasti tidak mudah menjadi mereka yang menurutku begitu mulus jalan hidupnya. Maka, kuharap siapapun yang membaca artikel dan kisah ini juga akan sepakat dengan statement yang kutulis.

Tak ada kehidupan yang sesempurna itu, bahkan seorang raja kaya raya yang setia dan hidup bahagia pun mempunyai sejuta masalah. Apalagi aku, mungkin juga kamu dan kalian. Hehe… So, menurutku yang terpenting adalah bersyukur. Selalu bersyukur setiap waktu, bersyukur masih diberi nafas kehidupan minimal. Dan bersyukur akan pencapaian-pencapaian yang akan dan sedang kita lakukan. Karna ketika syukur yang tulus, maka hatimu akan seolah bergetar turut merasakan kobaran semangat ikhlas menjalani hari demi hari.

Ketika syukur itu sudah seperti oksigen yang setiap saat kita hirup, kita akan selalu enjoy menjalani apapun yang akan kita lalui. Pekerjaan kita saat ini, sekolah yang sedang ditempuh, atau kesibukan lain yang sedang menyerbu semuanya akan berjalan begitu saja tanpa beban. Walaupun tak bisa kita pungkiri, akan selalu ada hal dari luar yang mengganggu. Tak lupa kita selalu meningkatkan kesabaran dan ikhtiar kita.

Anggap semua hal yang mengganggu kita itu adalah angin lalu, yang lewat begitu saja. Susah memang, tapi percayalah kita pasti bisa, aku pasti bisa, kamu juga pasti bisa. Percayalah suatu saat kita juga akan tiba pada saatnya, akan tiba waktunya, dan semua orang akan mendapatkan jatah bahagia yang sama. Ingatlah, Allah SWT adalah Tuhan yang Maha Adil. Maka tak boleh kita berhenti bersabar apalagi tidak berikhtiar. Percayalah, Bunga tidak bermekaran secara bersamaan.

Cukup jalani satu persatu langkah step by step tujuan kita masing-masing, maka ibarat kita masih berada di anak tangga yang kesekian yang belum menemukan ujung ketinggiannya. So, yang bisa kita lakukan adalah terus menaiki anak tangga tersebut agar sama rata di akhir tujuan yang sama.

Berbelit memang apa yang sebenarnya ingin kusampaikan. Semoga pesan yang kutulis ini bisa sampai kehati kalian semua. Karna bahwasanya aku hanya ingin menyampaikan ucapan dan doa terbaik untuk sahabat dan rekan”ku yang akan segera menuju hubungan yang halal. Love you so much untuk kalian, Tika Utami, Eva Fitri, Desy Puspita, dan Maulina July yang lebih dahulu halal.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

About Covid-19

Always prayer for you

Kisah Sedih