"Dinner with Him. Love" said her
Hari ini dia (mantan) pertama kali memposting perempuannya. Dengan bangga dan percaya diri ia mulai menunjukkan pada dunia bahwa satu perempuan itu sangat istimewa. Dan untuk pertama kalinya perempuan itu menuliskan kata-kata yang sejauh ini masih amat teramat menyakitiku “Dinner with him,Love” tulisnya. Hatiku baik-baik saja, dan kamu tahu aku berbohong. Hehe…
Tak apa Tuhan, sungguh
aku tak apa. Terimakasih sudah menunjukkan Kuasa Mu, dan ternyata selama ini
aku bodoh mempertahankan satu-dua tahun ku hanya bahagia sendiri. Satu tahun
saja aku dan dia yang benar-benar saling mencintai, lucu yah. Tuhan, aku tak
ingin mengutuk dengan banyak kecewa yang ia buat. Aku hanya berdoa, semoga
perempuan itu segera merasakan sakit yang kurasa akibat ia merebut bahagia yang
kujaga. Untuk lelaki yang berhasil membuat beribu kecewaku, selamat yah.
Semangat untuk menjalani cerita barumu. Ingat ya, luka yang kamu buat amat
sangat membekas. Jadi pastikan karma tidak menjemputmu.
Tuhan, didunia ini aku
enggan membenci siapapun. Karna pada dasarnya, akupun manusia bodoh lemah yang
tak punya kuasa apapun. Hanya, ada satu lelaki ini yang benar-benar selain aku
membenci. Amarah ku tak kunjung padam setiap harinya saat tak sengaja teringat.
Aku serahkan semua padaMu Tuhan. Yang Maha membuat scenario hidup. Jatuh bangun
masalah bertubi-tubi datang, aku yakin aka nada ujung yang menyembuhkan.
Terkadang,aku berfikir
Tuhan. Saat ada luka, seolah ada yang ingin menyembuhkan, kemudian
membahagiakan, namun kembali melukai dan jauh lebih melukai. Kenapa ? kenapa
harus aku ? kenapa harus kulewati kisah yang seperti ini ?
Aku hanya ingin Engkau
Yang Maha membuat hidup, mulai kupahami dan kumengerti sedikit demi sedikit.
Benar-benar hanya Engkau yang harusnya menjadi peganganku untuk bangkit, aku
yakin Engkau tak hanya menyembuhkan namun akan memberi segala yang jauh lebih
baik dari sebelumnya. Iya, aku baru paham. Maaffkan aku Tuhan…
Sekarang, ada lelaki
yang mencintaiku. Ia menunjukkan keseriusannya dengan menemui Ayah Ibuku
dirumah. Ayah ibuku belum ridho sepenuhnya mengenai kekurangan dan masalah yang
sedang ia alami. Sungguh Tuhan, hatiku kala itu amat teramat sakit yang
mendalam. Aku ingin menemani disetiap susahnya lelaki satu ini, aku percaya
Tuhan ia tak akan meninggalkanku seperti sebelumnya. Walaupun sebenarnya aku
sangat lelah dengan terus menemani seseorang dari Nol dan berujung
perselingkuhan saat posisi nya telah diatas. Namun, izinkan kali ini lelaki
terakhir yang akan menemani suka duka hidup.
Sembuhkan ia Tuhan,
angkat derajatnya, berikan rejeki kekuatan kesehatan dan pekerjaan untuk lelaki
baik ini. Jangan sampai ada yang menyakiti hatinya, tolong Tuhan aku titip jaga
hati dan perasaannya. Sekuat apapun permohonanku Tuhan, aku tetap berada difase
pasrah dengan semua ketentuanMu. Aku tak akan menaruh pilihan sesuai apa yang
aku mau lagi. Aku serahkan jodoh terakhirku siappaun itu Tuhan hamba serahkan
sesuai pilihanMu. Sehingga kumohon segera pertemukan kami diwaktu yang tepat. Karena
aka nada banyak hal yang ingin aku ceritakan dengannya. Akan ada banyak hari
yang ingin kuhabiskan waktuku bersamanya dengan seizinMu dan RidhoMu.
Komentar
Posting Komentar