Seriously, I'm not strong

 

Ya Allah, kali ini aku tak mampu menguatkan diriku sendiri. Aku gabisa ya Allah, aku ga mampu, ujian Mu terlalu berat kupikul, terlalu berat kulewati, terlalu berat kurasakan sendiri. Ya Allah, aku takut. Aku ingin mengakhiri semuanya, tapi aku takut dengan azab Mu. Namun, kalau aku masih hidup aku pun takut, aku takut gila menghadapi ini sendirian.

Astaghfirullah Ya Allah, mengapa Engkau takdirkan jalan hidupku seperti ini. Aku tulus dengan segenap perasaanku, mengapa Engkau beri takdir dan memporak porandakan kepribadianku. Ya Allah, ketika mengingatnya aku sungguh tak mampu menerima bahwa mereka yang membuatku seperti ini bahagia diatas sakit dan gila nya aku. Namun, sungguh aku pun tak kuasa mendoakan hal buruk padanya. Aku selalu mendoakan kewarasan hati dan pikiranku.

Ya Allah, seandainya aku tak mengenal mereka yang telah mengotori dan menyakiti ketulusanku. Aku pasti masih dekat dengan Mu kan, aku pasti berkumpul dengan orang” shaleh kan, aku pasti menjadi perempuan idaman para imam impian. Aku menyesal menjadi aku yang sekarang. Dengan semua kisah dan luka yang sebenarnya telah berlalu, aku masih gila dengan penuh ketakutan.

Tak ada yang tahu menahu tentangku, semakin membuatku gila dan ingin menyerah. Namun, ditengah keputusasaanku aku masih memiliki takut padaMu. Aku takut dengan tubuh yang sakit, aku takut dengan alat medis, bahkan aku takut dengan kematian. Karena apa ? karena aku belum siap Ya Allah. Aku masih banyak dosa yang harus kutebus. Namun bagaimana caranya ?

Bahkan ketika aku mencoba untuk berubah, dengan posisi masalaluku yang kelam. Aku selalu tak kuasa menahan tangis bahwa aku ternyata berbeda dengan mereka. Aku merasa tak pantas bermajlis taklim bersama mereka. Iya, aku terlalu hina. Aku sedih meratapi takdirku. Banyak hal yang selalu menghantuiku. Akankah ada yang akan menerimaku ? akankah ada yang akan merubahku ? menggandengku ke JannahMu, menuntunku dekat denganMu. Aku tak meminta harta dan rupa Ya Allah, aku memohon iman. Berikan Iman kuat untuk ku dan untuk calon pendampingku kelak. Hanya itu satu-satu nya yang kuharapkan ditengah keputusasaanku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

About Covid-19

Always prayer for you

Kisah Sedih