And you again, i wanna talk something

Hai

Masihkah
Luka itu
Ada di sana

Yang ku
Tinggalkan
Saat kita
Masih bersama

Kini waktu terasa berbeda
Tanpa hadirmu
Keras hati yang dulu bicara
Berujung pilu

Yah, itu adalah sepenggal lirik lagu yang pas aku dengarnya aku keingat kamu. Kamu nda. Entah bagaimana aku bisa merindukan sosok kamu padahal aku amat sangat sedang membenci kamu. Nda, bolehkan aku mengutarakan semuanya disini. Aku berharap sama Tuhan, agar suatu saat nanti. Aku bisa kembali berteman sama kamu.

Aku pengen bercerita banyak hal tentang kehidupanku. Nda, aku dulu sosok perempuan yang amat keras kepala ya ? perempuan yang manja,rewel, dan ngeyel kan ? kamu bersusah payah untuk membuatku nurut ya ? kamu amat sangat bersusah payah membuatku menjadi perempuan yang ga keras lagi kan ? bahkan aku ingat, kamu sangat bersusah payah membuatku paham dengan nasehat” mu saking bloon dan kerasnya hatiku kan ?

Kamu tahu ngga nda? Sekarang aku menjadi sosok kamu di masa itu. Aku yang sedang bersusah payah menjelaskan suatu hal pada pasanganku. Aku bersusah payah mengajari banyak hal yang harus dia ngerti buat bikin aku seneng atau sekedar suatu hal yang buat aku badmood. Dan, aku dititk lelah nda. Mungkin, begini ya rasamu kala itu ? kamu lelah dengan sifatku. Ah sekarang aku paham, kenapa kamu lebih memilih berselingkuh dan memperjuangkan selingkuhanmu. Langkahmu bener kok nda. Aku yang salah, bukan kamu.

Bahkan, sesakit hati dan perasaanku yang masih sama sampai hari ini semisal kala itu kamu lebih memilihku. Aku pasti akan memaafkanmu, aku mau memulainya dari nol, dan entahlah. Sebucin itu aku denganmu nda. Tapi ini bukan perkara cinta, ini perkara kehidupan.

Kamu memberiku banyak hal pelajaran, sampai aku harus sedewasa ini dalam berfikir dan sungguh itu berat dan sangat melelahkan. Nda, aku memang masih membencimu. Tapi aku sungguh telah memaafkanmu, aku bahkan mendoakanmu agar langgeng berakhir di pelaminan bersama pasanganmu yang sekarang. Jadi, kumohon jangan membenci dan maafkan aku pula.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

About Covid-19

Always prayer for you

Kisah Sedih